kriminal sex

kriminal sex
diadopsi dari sebuah web dan sebagai gambar hiasan

Minggu, 21 Agustus 2011

anak SD diperkosa sepulang sekolah


LANGSA — Nasib tragis menimpa seorang bocah SD. Ia diperkosa orang tak dikenal (OTK), saat pulang mengaji. Peristiwa dialaminya ketika berjalan sendirian menuju rumah. Pelaku menarik korban ke semak belukar dan melampiaskan nafsu bejadnya.

Pasca kejadian biadab tersebut, Bunga (7)-nama samaran, warga Kecamatan Rantau Selamat kini mengalami kondisi trauma. Sedangkan lokasi pemerkosaan berlangsung di padang ilalang, kawasan eks PT Wiralanu, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur.
Dari visum di rumah sakit Langsa, disebutkan kelamin si bocah koyak akibat sodokan benda tumpul. Tak luput bagian tangan dan badannya memar, karena cengkraman tangan pelaku.

Kepada Metro Aceh saat ditemui di RSUD Langsa, Lina (28) mengaku ibu kandung korban menerangkan, peristiwa naas menimpa anak sulungnya terjadi pada Kamis (14/7) malam sekira pukul 19.30 Wib. Dimana Bunga seorang diri sedang jalan kaki, menuju tempat tinggalnya dari lokasi pengajian yang cuma berjarak beberapa puluh meter.Namun di tengah perjalanan, tiba-tiba datang seorang pria tidak dikenal, mengendarai sepeda motor menghampiri.

"Menurut Bunga, bandit itu mengatakan bahwa saya (ibunya-red) sedang dibawa ke rumah sakit. Karena itu meminta korban ikut bersamanya. Untuk menyakin dia, pelaku memberikan uang Rp10 ribu, sehingga anakku naik ke atas boncengan sepmor,” terang Lina sambil menahan tangis.

Selanjutnya, Bunga yang masih polos langsung dibawa, menuju kawasan Eks PT.Wiralanau di Kecamatan Sungai Raya, berjarak lebih dari tiga kilometer dari Kecamatan Rantau Seulamat.“Disanalah dia diperkosa berkali-kali. Bahkan quran juz-amma biasa dibawa saat mengaji tercabik-cabik di TKP,” sebut Lina lagi menahan geram.

Keluarga korban merasa heran, karena hingga pukul 20.00 WIB sang anak tak kunjung pulang. Sempat dilakukan pencarian ke balai pengajian namun tidak ditemukan. Maka pada malam itu dibuat laporan pengaduan, sayangnya belum 24 jam hingga polsek meminta keluarga menunggu.

Hingga akhirnya pada pukul 23.00 Wib, Bunga ditemukan salah seorang warga. Korban terduduk seorang diri sambil menangis di depan teras rumah, di Kecamatan Sungai Raya. Selanjutnya berbekal informasi, saksi langsung menghubungi orang tua korban untuk datang menjemput.

Dalam kondisi prihatin tersebut, bocah malang ini pun dibawa ke puskesmas terdekat. Selanjutnya, malam itu juga Bunga langsung dirujuk ke RSUD Langsa untuk mendapatkan penanganan medis dan visum dokter. Disebutkan juga sudah menjadi sasaran perkosaan.

“Kini akibat kejadian kemarin malam, dia sangat menderita. Terutama saat buang air kecil selalu menangis karena sakit dan waktu tertidur sering terkejut dan takut,” sebut ibu korban lagi.
Atas kasus yang menimpa Bunga ini, ibu korban meminta kepada pihak keamanan agar dapat segera mengungkap pelaku pemerkosaan biadab yang telah merusak masa depan anak sulungnya itu.

Sementara itu Kapolres Langsa AKBP.Yosi Muhamartha melalui Kapolsek Rantau Seulamat, Aceh Timur (wilkum Polres Langsa) Iptu.Anwar dalam konfirmasinya kepada Metro Aceh membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban terkait pemerkosaan terhadap Bunga yang dilakukan oleh OTK.

“Benar, laporan dari orang tua korban sudah kita terima sejak kehilangan korban tadi malam, namun sampai sekarang pelaku pemerkosaan ini masih kita lidik,” sebut Anwar seraya menambahkan pihaknya akan berupaya mengungkap cepat kasus tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar