kriminal sex

kriminal sex
diadopsi dari sebuah web dan sebagai gambar hiasan
Tampilkan postingan dengan label kriminal sex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal sex. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Februari 2011

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

Si Kakek kurang kerjaan

gambar hiasan

 

Aneh Tahroji, 68, ini. Sebagai ketua serikat pekerja, kenapa dia masih kurang kerjaan? Ada janda nganggur dikumpulkeboi, padahal dia masih punya istri. Ny. Wahyuni, 50, sih mau-mau saja, tapi anak lelakinya yang malu. Maka Jatman, 26, pun ambil tindakan. Kakek kurang kerjaan itu ditusuk pisau rahanya, jusss!

Tahroji memang termasuk lelaki aktif dalam organisasi. Dalam usia bukan lagi muda, nyaris mendekati Mbah Maridjan, dia masih dipercaya sebagai ketua SPSI Kecamatan Slogoimo Kabupaten Wonogiri (Jateng). Dan sejak 5 tahun lalu malah, dia aktif pula dalam lembaga non departemen, namanya Partai Karya Peduli Janda. Maklum lah sudah beberapa tahun ini dia ngopeni (memelihara) janda STNK (Sudah Tua Namun Kenyal) asal Desa Biting Kecamatan Purwantoro.

Ironisnya, janda Wahyuni tak dinikah secara resmi, melainkan hanya dikumpul-keboi semata. Bagi lelaki yang pemahaman agamanya sebatas sampai KTP, lembaga perkawinan untuk mengesahkan hubungannya dengan sang janda, dianggap tidak perlu. Baginya, kegiatan bersama Wahyuni selama ini sekadar bentuk kerjasama nirlaba saja. Sini enak, sana kepenak (nikmat), cukuplah itu. Oleh karenanya selama ini, tak pernah ada surat menyurat, tapi buka aurat jalan terus!

Kata sumber yang layak dipercaya, status menggantung seperti ini bukan maunya Tahroji semata. Sebetulnya dia ingin pula menikahi janda itu secara resmi, tapi Wahyuni yang tidak mau dengan alasan takut pensiunan almarhum suaminya hilang. Sebab bagi janda sejumlah anak ini, dalam usia sekritis ini dia tak begitu perlu soal materil, karena yang penting onderdil. Jelas ini sangat menguntungkan Tahroji. Jadi “pengurus” Partai Karya Peduli Janda, ternyata kewajiban politiknya cuma harus rajin mengasup telur mentah campur madu dan merica. Itu saja.

Akan tetapi langit asmara di Wonogiri tidaklah selalu cerah. Sudah beberapa bulan ini Tahroji tak lagi memasok materil dan onderdil pada Wahyuni. Alasannya, dia mulai cemburuan. Nah, gara-gara janda itu ditinggal begitu saja setelah sekian lama diobok-obok, para tetangganya pun mempergunjingkannya. Bahkan Jatman anak sulung Wahyuni diledek sebagai anak yang tak punya harga diri. “Kayu diumpaki, cagake lenceng dhewe. Ibune ditumpaki anake meneng wae (ibu dikeloni anak diam saja),” ledek teman-teman Jatman.

Hati Jatman lama-lama jadi panas, ketika olok-olok itu selalu berseliweran masuk telinganya. Benar juga kata orang-orang itu, masak ibunya hanya dijadikan obyek seksualitas semata, tanpa ada timbal balik yang nyata. Maka ketika beberapa malam lalu dia melihat mantan gendakan ibunya itu berasa di Pasar Slogoimo, darah mudanya pun mendidih. Pisau pemecah es yang dibawanya dari rumah langsung ditusukkan ke rahang Tahroji, juss. Kakek nafsu besar itu pun terjungkal mandi darah, sedangkan Jatman yang hendak kabur ditangkap dan diserahkan ke Polsek Slogoimo malam itu juga.

Rabu, 23 Februari 2011

Bapak dan Anak Menyekap dan Memperkosa Anak Gadis Selama 2 Hari dan Kemudian Menawarkan Pada 7 Orang Teman Untuk Ikut Menikmati



Dari tujuh tersangka yang kini ditahan, dua di antaranya bapak dan anak yang diduga kuat turut memperkosa. Tersangka yang ditangkap AK,47, SE,21, Ki,25, WR,36, YA,19, EP,24 dan ZA,35.
“Anak saya duluan yang memperkosa. Kemudian selang beberapa jam, giliran saya. Awalnya saya tak tahu kalau anak duluan mencicipi, saya pikir saya yang pertama setelah saya coba baru akan saya tawarkan pada anak saya, eh ternyata anak saya lebih jago” kata tersangka AK saat ditanya di Mapolwiltabes Bandung.
Korban diperkosa setelah disekap selama dua malam di kamar kontrakan. Buntut dari kasus ini, tersangka AK menyarankan kepada anaknya SE mempertanggungjawabkan perbuatannya karena SE lah yang menikmati keperawanan korban.
“Mudah-mudahan anak saya mau menikahi korban sebagai rasa tanggungjawab, sehingga saya tidak perlu dipenjara karena hal sepele macam ginian.” kata AK yang berprofesi sebagai pengakut sampah.
MEREBUT HP
Kasat Reskrim Polresta Bandung Barat, AKP Reynold Hutagalung menjelaskan, pemerkosaan terjadi 20 Maret lalu, saat korban melewati kamar kontrakan KI di Jalan Gempolsari Bandung.
Dalam pemeriksaan, kata Kasat Reskrim, tersangka Ki mengaku memperkosa korban dua kali dalam satu jam karena korban tetap telanjang sambil menangis dan tidak segera mengenakan pakaiannya setelah selesai diperkosa hingga nafsunya bangkit kembali. Kemudian dia menawar-nawarkan korban ke tersangka lain.
Usai memperkosa, para tersangka kabur. Dalam kondisi sempoyongan, korban pulang ke rumah orangtuanya.
Korban melaporkan ke Polresta Bandung Barat. Tim polisi menangkap ketujuh tersangka. Tersangka dijerat pasal 285 dan pasal 332 atau pasal 55 KUH Pidana, ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Bocah Kelas IV SD Dihamili Paman

Bocah Kelas IV SD Dihamili Paman

 SITUBONDO, KOMPAS.com - Hancur sudah masa depan bocah  berinisial LI, 13, warga Dusun Penjalinan, Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur ini.

Ia diketahui tengah hamil empat bulan. Siswi kelas IV Sekolah Dasar ini  hamil karena diduga dicabuli Moto alias Niha (45), yang tidak lain pamannya sendiri.
Terungkapnya kehamilan bocah SD itu berawal dari kecurigaan orangtuanya saat melihat kondisi perut putrinya yang semakim membesar. “Waktu saya pegang perutnya, saya sudah curiga, anak saya hamil,” ungkap Ny U, ibu kandung LI di Mapolsek Asembagus, Senin (13/12/2010).
Untuk membuktikan kecurigaan itu, akhirnya kedua orangtuanya memeriksakan kondisi perut LI ke bidan desa setempat. Bahkan, dari hasil pemeriksaan itu, kehamilan putrinya  sudah menginjak usia antara 4 hingga 5 bulan.
“Selama ini anaknya tidak mau bercerita karena takut dibunuh oleh pamannya,” ujarnya. Sebelum ke polisi, dia sempat dipertemukan dengan Moto di kantor desa. Namun, Moto tidak mengakui dirinya yang menghamili putrinya itu.
“Kalau terbukti ipar saya yang tega menghamili, saya minta polisi untuk menghukum seberat-beranya karena telah mengahacurkan masa depan anak saya,” tegas Ny U sembari memeluk putrinya di teras musala mapolsek.   
Akibat kehamilannya itu, akhirnya LI tidak mau masuk dan mengikuti ujian semester di sekolahnya karena merasa malu dengan teman temannya. “Saya malu, Pak. Apalagi sampai diejek,” kata LI, kemarin.
Diceritakan, sekitar bulan Juli lalu, pada saat kedua orangtuanya sedang pergi ke sawah sekitar pukul 06.30 WIB, tiba-tiba dirinya didatangi pamannya dan dipaksa melayani nafsu bejatnya.      “Saya takut karena saat itu paman sedang memegang pisau,” tutur bocah SD ini.
Kapolsek Asembagus AKP Muhmmad Munir Abd mengatakan, karena usia korban masih di bawah umur, proses pemeriksaan korban ini akan dilimpahkan ke PPA Mapolres Situbondo.
“Kami hanya menerima laporanya saja, sedangkan untuk proses selanjutnya biar PPA saja,” kata AKP Munir.

sumber: situs terkemuka.

 

Bocah SD Diperkosa Ayah Tiri



Bocah SD Diperkosa Ayah Tiri


Serang banten

Seorang bocah kelas III SD berinisial IT (9), diperkosa Kosim (30), ayah tirinya. Hingga Minggu (14/6) kemarin, Kosim yang sempat dihakimi massa itu ditahan di Markas Kepolisian Resor Serang, Banten.
Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan itu ditangkap setelah dilaporkan oleh Maemunah, istrinya. Warga Desa Kiara, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, itu melapor kepada seorang tokoh masyarakat desa setempat bahwa suaminya telah berbuat asusila terhadap IT, anaknya.
Perbuatan itu diketahui setelah IT sering mengeluh sakit saat buang air kecil. Awalnya, IT tidak pernah mengakui apa yang sudah dialaminya. Namun, setelah terus didesak, bocah SD itu pun baru mengakui jika ia sudah diperkosa ayah tirinya.

kasus serupa ini mungkin ribuan di tanah air kita, namun sayangnya hanya sedikit yang mau melaporkan diri. mereka mungkin takut atau emang memilih iklas dengan apa yg mereka rasakan.

(Sumber : Kompas.com)

Ibu Muda Selingkuhi Tukang Ojek

gambar hiasan, bukan pelaku


Kasus perselingkuhan di Kota “Dingin” Timika terjadi silih berganti. Kali ini dilakoni seorang wanita bersuami, YM (18), dengan oknum tukang ojek berinisial JR (19). Hubungan terlarang kedua pasangan itu terkuak pada 13 Juni 2009 sekitar pukul 21.00 WIT di rumah kos JR, bilangan Jalan Pendidikan, Jalur 2. Data yang dihimpun Radar Timika dari kepolisian menyebutkan YM adalah istri sah FD (30). Bahkan perkawinan keduanya sudah dikarunia seorang anak, Juan (2). Awal perselingkuhan antara JR dan YM terjadi akibat ketidakharmonisan antara YM dan suaminya FD sejak dua tahun silam. “Saya kenal dengan dia sejak bulan April,” ungkap YM yang kini bermukim di Kampung Bhintuka (SP 13) kepada Radar Timika di Mapolsek Mimika Baru (Miru). Hubungan kedua insan beda status itu terkuak oleh keluarga YM, Sabtu malam. Usai dibekuk, kedua pasangan itu diantar ke rumah salah satu keluarga YM di bilangan Jalan Samratulangi. Sementara JR kepada polisi menerangkan saat perkenalan awal YM mengaku masih lajang, belum mempunyai pacar apalagi suami. Kepalang basah, belakangan setelah dibekuk barulah JR tahu apabila YM sudah bersuami. Ia mengaku pasrah dan siap mempertangungjawabkan perbuatannya. Oleh pihak keluarga, YM dan JR dititipkan di Ruang Tahanan (Rutan) Polsek Miru sambil menunggu penyelesaian lebih lanjut. Kapolsek AKP Lang Gia ketika dikonfirmasi Radar Timika membenarkan terungkapnya kasus perselingkuhan tersebut. Menurut dia, kasus tersebut merupakan delik aduan sehingga pihaknya hanya menunggu keputusan FD, suami YM. “Kita siap proses. Tetapi dari keluarga katanya mau selesaikan kekeluargaan. Ini nanti kita sikapi sesuai aturan yang berlaku,” cetus Lang Gia.


Sumber : Fajar.co.id

Jumat, 21 Januari 2011

Biadab, Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

 Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

gambar hiasan
JAKARTA - Bunga (nama samaran), seorang pelajar SMP Negeri di Ciracas, Jakarta Timur, hamil 1,5 bulan setelah diperkosa ayahnya kandungnya sendiri, Puji (40).

Pelaku warga Jalan Pule 2, RT05/10, Cijantung, Jakarta Timur, ini diketahui melakukan aksi bejat ini sejak Bunga masih duduk di kelas 4 SD.

Menurut Ketua RW10 Herwandi, aksi ini diketahui setelah kondisi perut Bunga terus membesar. Pada Minggu 9 Januari lalu, anak tunggal ini mengaku telah dihamili oleh ayahnya sendiri.

"Kelakuan ini sudah lama, namun korban diancam akan dibunuh oleh pelaku yang ayahnya sendiri," ujar Herwandi, Selasa (10/1/2011).

Pelaku diketahui bekerja di sebuah percetakan, di kawasan Ciracas sementara istrinya seorang karyawan pabrik konveksi.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didi Heryadi menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan laporan kasus tersebut. "Baik pihak Polres maupun Polsek setempat sudah saya periksa, namun laporan tersebut tidak kami terima," ungkapnya.  




sumber : okezone.com www.jambi-merangin.blogspot.com